Cari Blog Ini

Sabtu, 09 April 2011

KURNIA MEIGA

BIODATA
 Nama
 Kurnia Meiga Hermansyah
 Kelahiran
 Jakarta, 17 Mei 1990
 Kewarganegaraan
 Indonesia
 Posisi
 Kiper
 KlubSekarang
 Arema  Indonesia
 KARIR DAN PRESTASI

 Diklat Ragunan
 2008 - 2009
 Arema Indonesia


 2008
 Timnas Indonesia U-19
 2008
 Timnas Indonesia U-21

     Lahir di Jakarta, 7 Mei 1990. Memulai karir sejak di Diklat Ragunan. Kemudian beranjak menjadi pemain Timnas Indonesia U 19 tahun 2008. Kiper yang sering dipanggil entong ini memulai karir profesional setelah ditawari bergabung dengan tim kebanggaan arek Malang yaitu Arema Indonesia pada Liga Super Indonesia I pada tahun 2008.
      Kiper Timnas U 21 tahun 2008 ini juga menjadi salah satu kiper terbaik Arema Indonesia pada ISL 2009 karena dia bisa melaksanakan tugas dengan baik saat kiper utama Arema Indonesia, Markus Haris Maulana tidak bisa membela Arema. Adik kandung dari kiper Akhmad Kurniawan ini pernah di hukum Komdis PSSI dengan menjalani skorsing selama 6 bulan, karena terbukti memprofokasi penonton untuk melempari wasit saat laga Arema lawan PKT Bontang.
Berdiri: 1987
Alamat: PT Arema Indonesia, Jl Sultan Agung 9 Indonesia
Telepon: +62 (0) 341 331462 / 358444
Faksimile: +62 (0) 341 358444
Surat Elektronik: pt_aremaindonesia@aremafc.com
Laman Resmi: http://www.aremafc.com
Ketua: Gunadi Handoko (Direktur Utama)
Direktur: Rendra Kresna (Manajer Tim)
Stadion: Kanjuruhan
Sejarah Singkat
Persatuan sepakbola Arek Malang atau lebih dikenal dengan sebutan Arema Malang adalah sebuah klub profesional yang berkedudukan di Kota Malang, Jawa Timur.  Semula tim yang lahir pada 11 Agustus 1987 atas dasar prakarsa Acub Zaenal, pencetus lahirnya klub Galatama, ini bernama Aremada, yang merupakan gabungan klub lokal Malang Armada 86 dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema 86.

Upaya untuk mempertahankan klub Galatama Arema 86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena kesulitan dana. Dari sinilah, Acub Zaenal bersama putranya Lucky, lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema 86 agar bisa tetap bertahan.

Nama Arema 86 pun diubah menjadi Arema dan ditetapkan berdirinya pada 11 Agustus 1987 sesuai akte notaris Pramu Haryono SH No 58. Sejak saat itu, Arema mulai menggelar persiapan layaknya sebuah tim profesional. Baik itu menyangkut skuad timnya maupun fasilitas bagi semua pemain dan ofisialnya.

Prestasi klub Arema dikancah sepakbola nasional terbilang pasang surut. Hal itu karena tergantung pembiayaan klub yang menjadi kendala utama. Maklum saja karena bukan klub "Plat Merah", sehingga tidak mendapatkan kucuran dana APBD. Meski demikian, mahkota juara Galatama pernah mereka rebut pada musim kompetisi 1992/93.

Sejak mengikuti Liga Indonesia, gabungan klub dari Perserikatan dan Galatama, Arema tercatat pernah tiga kali masuk putaran kedua atau babak delapan besar. Namun kendala finansial terus saja menghimpit perjalanan klub ini, hingga akhirnya diakuisisi kepemilikannya oleh PT Bentoel Internasional Tbk pada pertengahan musim kompetisi 2003.

Akibat krisis keuangan itu pun membuat Arema turun kasta di divisi satu. Tapi dengan kekuatan finansial baru, Arema hanya satu musim berada di divisi satu dan kembali promosi dengan status sebagai juara. Sejak saat itu prestasi Arema cenderung stabil hingga menembus Superliga, kompetisi kasta tertinggi di tanah air yang baru pertama kali digulirkan musim ini.

Kini Arema bernaung di bawah PT Arema Indonesia, yang dibentuk berdasarkan akta pendirian No. 43 tertanggal 3 September 2004 yang diperkuat dengan SK Menteri Hukum dan HAM No. C-17398 HT.01.01/2005 tertanggal 23 Juni 2005. Tahun 2009, terjadi perubahan struktur organisasi  sejalan dengan PT Bentoel Investama melepas kepemilikan PT Arema Indonesia. Kendali perusahaan dijalankan konsorsium yang terdiri beberapa pengusaha, birokrat dan lintas profesi yang peduli terhadap eksistensi Arema Indonesia. PT Arema Indonesia berkecimpung dalam pengelolaan sepak bola professional.